Tampilkan postingan dengan label jabatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jabatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Oktober 2014

Sejumlah warga DKI kecewa akan keputusan Joko Widodo maju sebagai calon presiden di pemilu nanti. Banyak yang kecewa karena komitmen Jokowi untuk mengurusi Jakarta selama lima tahun tidak ditepati.  Tak heran bila banyak yang mengungkapkan kekecewaannya lewat kata-kata.



Salah seorang warga Kelurahan Rambutan, Mardiana Tanjung yang merupakan seorang wanita tenaga kesehatan berujar "Ternyata dia serakah jabatan. Kalau mau maju japres kan bisa pemilu mendatang.



Ia menyesal memilih Jokowi pada tahun 2012 lalu. Ia memilih Jokowi karena berharap agar dapat mengatasi masalah di Jakarta.



Selain Mariana Tanjung, warga lain yang pernah memilih Jokowi pada 2012, Sugeng Triono, juga mengutarakan kekecewaannya. Ia menganggap bahwa perubahan yang dirasakan masi sedikit. Ia kecewa terhadap Jokowi yang menurutnya tergiur dengan jabatan yang lebih besar.











Joko Widodo

Jokowi usai diumumkan sebagai capres dari PDIP (ANTARA FOTO/Heru)

Sebagai seorag gubernur, menurut Sugeng, kapasitas Jokowi tidak pernah diragukannya. Namun, keyakinannya berubah ketika Jokowi diusung menjadi capres. Ia tak yakin Jokowi dapat memberikan perubahan untuk Indonesia. (referensi: republika.co.id)



Majunya Jokowi sebagai calon presiden menuai kritik berbagai pihak. Namun, banyak juga rakyat yang menginginkannya menjadi presiden RI. Jokowi yang dianggap sebagai pemimpin merakyat menjadi favorit banyak orang. Namun, banyak pihak tertentu yang tak setuju Jokowi maju sebagai capres karena janjinya belum terpenuhi.



Ada juga pihak yang menyebut Jokowi sebagai capres boneka. Ada juga yang menganggap Jokowi sebagai capres pesanan. Benarkah begitu?
Selengkapnya...