Tampilkan postingan dengan label Perbedaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perbedaan. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 November 2014

Di antara beberapa jalur masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN), ada SNMPTN dan SBMPTN. Bagi para siswa yang hendak melanjutkan ke perguruan tinggi, hal ini penting diketahui. Lalu apa sih perbedaan kedua jalur seleksi tersebut?


Apa perbedaan SNMPTN dan SBMPTN?



Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN

Pada tahun 2012, SNMPTN diadakan dengan dua jalur, yaitu SNMPTN jalur undangan dan jalur tulis. Pada SNMPTN jalur undangan, pelamar tidak harus mengikuti tes untuk lolos seleksi, yang dibutuhkan adalah prestastasi akademik yang dibuktikan dengan nilai rapor. Sedangkan pada SNMPTN jalur tulis, siswa pelamar harus mengikuti ujian tertulis.



Tahun 2013, SNMPTN jalur tulis ditiadakan, yang ada hanya SNMPTN jalur undangan. Sebagai alternatifnya, bagi yang tidak dapat mengikuti atau tidak lolos SNMPTN bisa mengikuti SBMPTN. Pada SBMPTN, pelamar mendaftar terlebih dahulu, kemudian diharuskan mengikuti ujian tertulis (dan ujian keterampilan bagi yang memilih program studi seni dan keolahragaan). Pada ujian tulis SBMPTN, soal terdiri dari soal TPA (Tes Potensi Akademik), TKDU (Tes Kemampuan Dasar Umum) yang terdiri dari matematika dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris, dan tes kemampuan dasar saintek/soshum/campuran (peserta harus memilih salah satu).



Tidak seperti SNMPTN yang biayanya ditanggung oleh pemerintah, pendaftaran SBMPTN dikenakan biaya, yakni Rp 175.000 untuk program IPA/IPS dan Rp 200.000 untuk program IPC (Ilmu Pengetahuan Campuran).



Pada SBMPTN 2013, peserta diperbolehkan untuk memilih 3 program studi, sedangkan pada SNMPTN 2012 peserta hanya diperbolehkan untuk memilih 2 program studi untuk peserta ujian IPA dan IPS.



Untuk waktu pelaksanaan, pendaftaran SNMPTN lebih dulu dibuka daripada pendaftaran SBMPTN. Jadi, bagi yang telah mengikuti SNMPTN tapi tidak lolos, bisa mengikuti SBMPTN. Kalau punya kesempatan SNMPTN, lebih baik ikut SNMPTN karena kuotanya lebih besar. Karena kuotanya telah dikurangi peserta yang lolos SNMPTN, ditambah lagi lulusan yang vakum 1 tahun atau mungkin 2 tahun yang kemudian akan melanjutkan kuliah, maka perlu berjuang lebih keras agar dapat lolos SBMPTN. Karena seleksinya berupa ujian tulis, tak lain tak bukan caranya adalah dengan belajar dan berdoa.



Itulah perbedaan antara SNMPTN dan SBMPTN. Jadi, bagi yang nilai rapornya bagus, jangan sia-siakan untuk mengikuti SNMPTN jika ingin melanjutkan ke perguruan tinggi.
Selengkapnya...

Rabu, 22 Oktober 2014

Kata-kata Lucu - Zaman dulu dan zaman sekarang emang berbeda, bukan hanya soal teknologinya saja, tetapi kelakuan orang-orangnya juga banyak yang berbeda. Mau tahu apa saja perbedaan zaman dulu dan zaman sekarang?



Kata-kata Lucu

Dulu sebelum makan berdoa, sekarang sebelum makan makanannya difoto dulu.



Dulu anak-anak minta dibeliin mobil-mobilan / boneka, sekarang pada minta dibeliin gadget.



Dulu kalo minta jawaban ke temen pas ujian pake kode-kodean pake jari, sekarang pake BBM.



Dulu sebelum tidur gosok gigi, sekarang sebelum tidur buka Facebook / Twitter.



Dulu bangun tidur ku terus mandi, sekarang bangun tidur ku online lagi.



Dulu unjuk gigi nutup dada, sekarang nutup gigi unjuk dada.



Dulu tak kenal maka tak sayang, sekarang baru kenal udah bilang sayang.



Dulu banyak anak banyak rejeki, sekarang punya anak nggak ada bapaknya.



Dulu kecil-kecil cabe rawit, sekarang kecil-kecil cabe-cabean.



Dulu orang Indonesia dijajah bangsa lain, sekarang orang Indonesia dijajah masa lalu.



Dulu mau cantik perawatan dulu, sekarang mau cantik potoshop dulu.



Dulu kenalan buat cari teman, sekarang kenalan awal PDKT dalam pacaran.



Dulu Minggu pagi nonton film kartun, sekarang nonton Facebook.



Dulu cinta ditolak dukun bertindak, sekarang folbek ditolak unfol bertindak.



Dulu pemuda berjuang merebut kemerdekaan dari penjajah, sekarang pemuda rebutan pacar.



Dulu pemuda memusuhi orang Jepang, sekarang pemuda menyukai gadis Jepang.



Dulu hati senang walau tak punya uang, sekarang hati galau tak punya pacar.



Dulu "keep spirit", sekarang "keep smile".



Dulu berantem sama penjajah, sekarang berantem sesama orang Indonesia.



Dulu curhat sama teman, sekarang curhat sama Twitter.



Dulu tuker-tukeran kertas binder, sekarang tuker-tukeran PIN BBM.



Dulu lagu anak-anak balonku ada lima, sekarang "kau bidadari jatuh dari surga".



Dulu pemuda menenteng bambu runcing, sekarang pemuda menenteng smartphone.



Dulu pemuda pada ngumpul lahirlah sumpah pemuda, sekarang pemuda pada ngumpul lahirlah sampah pemuda (pada tawuran).



Dulu anak SMP kalo ngumpul ngomongin mainan, sekarang ngomongin pacaran.



Anak zaman dulu gampang malu, anak zaman sekarang gampang mellow.



Dulu pas puasa pas masuk waktu berbuka langsung makan, sekarang update status dulu baru buka puasa.



Dulu pake ketapel dan batu buat nembak burung, sekarang pake ketapel dan burung buat nembak batu (Angry Birds).



Dulu anak kecil maennya kejar-kejaran, sekarang anak kecil maennya pacar-pacaran.



Dulu orang pacaran pegangan tangan aja malu-malu, sekarang pelukan di pinggir jalan nggak tau malu.



Dulu kalo jatuh dari motor diobati lalu didiemin, sekarang difoto dulu lalu dikirim ke Facebook.



Dulu HP kemaren aja udah keren, sekarang kalah keren sama smartphone.



Dulu orang pendiam hanya akan jadi penonton, sekarang orang diam bisa koar-koar di Facebook dan Twitter.



Dulu pake biro jodoh / pasang iklan di koran buat nyari pasangan, sekarang promosi diri ke media sosial.



Dulu kalo mau follow artis harus SMS ketig REG yang nyedot pulsa, sekarang tinggal follow Twitter doang.




Dulu kalo ngumpul sama temen pada cerita, sekarang pada sibuk maenin gadget masing-masing.



Bagaimana menurut Andakata-kata lucu tentang beda zaman dulu dan sekarang? Anda mau menambahkan? Silakan masukkan ke kolom komentar!
Selengkapnya...