Jumat, 24 Oktober 2014

Bagikan Artikel :
Dalam bahasa Indonesia ada yang namanya surat resmi dan surat tidak resmi. Contoh surat tidak resmi yaitusurat pribadi untuk sahabat. Berbeda dengan surat resmi yang harus menggunakan bahasa formal, dalam surat sahabat boleh menggunakan bahasa sehari-hari.



Ketika hendak membuat surat pribadi, hal paling pokok yang perlu dipikirkan adalah isinya. Menentukan untuk apa surat itu ditulis, apakah untuk berbagi cerita, menyampaikan rasa rindu, menyampaikan kabar tertentu, dan lain sebagainya.



Sistematika Surat Pribadi

Meski bukan merupakan surat resmi, penulisan surat pribadi juga ada sistematikanya. Memang tidak melanggar hukum kalau tidak mengikuti sistematika ini, hanya sebagai keindahan dan keteraturan. Berikut sistematika penulisan surat pribadi.



a. Tempat dan tanggal

Tempat dan tanggal memuat tempat di mana surat dibuat dan kapan waktu penulisan surat tersebut. Nama tempat dalam surat pribadi tidak perlu ditulis lengkap. Misalnya, Bandung, 15 Juli 2013.



b. Salam pembuka

Salam pembuka berisi ucapan salam kepada penerima surat. Misal ucapan salam yang pendek yaitu salam kangen, salam rindu, dan sebagainya.



c. Pembuka

Paragraf pembuka atau paragraf awal bisa berisi tentang ungkapan rasa senang, menyampaikan kabar keluarga, dan bertanya tentang kegiatan yang dilakukan.


d. Isi
Isi merupakan bagian inti dari surat. Berisi hal pokok yang hendak disampaikan melalui surat.

e. Penutup
Berisi kata-kata untuk mengakhiri surat dan juga harapan agar penerima membalas surat dari pengirim.

f. Pengirim
Berisi informasi pengirim surat.


Contoh Surat untuk Sahabat



Semarang, 21 November 2013



Jumpa Sahabatku Nabila

Di Bandung



Salam kangen,

Halo, Bila. Tak terasa sudah tujuh bulan kita tak bertemu. Senang rasanya bisa mengirim kabar kepadamu. Bagaimana kabarmu dan keluarga sekarang? Kami sekeluarga di sini dalam keadaan sehat. Mudah-mudahan kamu dan keluarga juga dalam keadaan sehat-sehat saja. Oh iya, kudengar dari Papa, kamu terpilih menjadi pengurus OSIS, ya? Wah, pasti sibuk dong kamu sekrang. Pantas saja belum ada kabar darimu.



Bila, sahabatku. Kamu sekarang sudah punya teman baru dan sudah jadi orang sibuk, tapi kamu nggak lupa sama aku kan? Liburan akhir tahun pelajaran nanti kami sekeluarga punya rencana untuk menjenguk nenek di Bandung. Karena aku kangen ingin bertemu kamu, aku minta pada Papa agar mampir ke rumahmu dan menginap di rumahmu, mungkin untuk dua atau tiga hari saja. Boleh nggak? Kalau nggak bleh, berarti kamu yang harus berlibur ke rumahku di Semarang. Nah, kalau kamu ke Semarang, aku akan mengajak kamu berkeliling kota Semarang. Banyak tempat yang seru dan mengasyikkan lho di Semarang. Bagaimana? Aku yang menginap di rumahmu atau kamu yang akan menginap di rumahku? Nggak usah bingung ya.



Bila, sudah dulu ya. Maaf belum bisa berkata banyak lagi karena minggu ini di sekolahku sedang ada pekan ulangan hari kedua. Aku harus banyak belajar biar bisa pintar seperti kamu. Aku tunggu balasan surat darimu segera.



Sahabatmu,



Ines



Surat Sahabat dan Era Globalisasi

Di era globalisasi di mana pesatnya perkembangan teknologi, komunikasi jadi semakin mudah. Kini sudah ada layanan surat elektronik untuk saling berkirim pesan di internet. Selain itu, ada juga jejaring sosial yang mempermudah komunikasi jarak jauh. Di tambah lagi dengan adanya ponsel yang dapat dengan mudah digunakan untuk saling berkirim pesan melalui layanan SMS.



Zaman dulu, untuk berkirim pesan jarak jauh, orang biasa menggunakan surat. Hubungan persahabatan dapat terjalin dengan komunikasi melalui surat. Sahabat pena, itulah sebutannya. Istilah itu agaknya sudah tak relevan lagi di zaman sekarang di mana orang bisa dengan mudah berkirim pesan melalui internet. Istilahnya bukan sahabat pena lagi, melainkan sahabat maya untuk orang yang menjalin persahabatan melalui dunia maya (internet).
Bagikan Artikel :
Disclaimer. Untuk Lirik lagu dan Video Klip adalah hak cipta / hak milik dari pengarang, artis, dan label musik yg bersangkutan. Seluruh media termasuk syair, ringtone, kord / kunci gitar, serta video klip (official YouTube) yang tersedia di situs ini hanyalah untuk keperluan promosi dan evaluasi. Dan Kami juga tidak menyediakan file MP3 di situs ini. Jika Anda suka dengan single ini, belilah kaset / CD atau nada sambung pribadi (NSP/RBT)-nya untuk mendukung artis / penyanyi / grup band yang bersangkutan agar terus berkarya. Artikel ini sendiri dipublikasikan oleh In-thea.blogspot.com pada tanggal Jumat, 24 Oktober 2014.
0 Comments